Kilas Berita

Tangerang Selatan : Serapan Belanja Baru 30%

 Ilustrasi
TANGSEL - Memasuki Agustus, serapan Angaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel baru mencapai 30,03 %. Serapan ini melalui perhutungan normal dan tidaklah ideal.

Per 2 Agustus baru mencapai 30.03 % Rp 992. 415.150.122.36. Angka itu terdiri dari belanja tidak langsung telah mencapai 56,21% atau setara dengan Rp 456.128.311.573 dari pagu anggaran Rp 811.413.560.757, kata Yuyus Jamalus, kepala Bidang Perbendaharaan Dinas Pengelolaan Pendsapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tangsel.

Sedangkan untuk belanja tidak langsung berkaitan dengan pengerjaan fisik pembangunan di lapangan baru mencapai prosentasi 21.51% atau setara dengan Rp 536.286.838.548.36 dari pagu anggaran Rp 2.493.308.806.642. Namun biasanya sebut ia, terkadang fisik di lapangan sudah melebihi dari serapan.

Ini kan realisasi keuangan, bisa jadi fisiknya lebih besar dan biasanya fisik sudah jauh lebih tinggi dari serapan. Mengapa? Karena mereka menggunakan biaya sendiri setelah pekerjaan selesai baru dibayarkan, papar Yuyus.

Jika kondisi ini dibiarkan berlarut, maka akan sangat mengkhawatirkan meningat tengah masuk pertengahan paruh ketiga dalam kalender tahunan. Kalau melihat waktu sudah hampir pertengahan triwulan ketiga serapan sperti ini tidak ideal. Kendala teknis ini ada pada dinas masing-masing, tambah Yuyus.

Persoalan ini pun kerap dilontarkan oleh Waikota Tangsel Airin Rachmi Diay agar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) selalu menjadwalkan pekerjaan sesuai target. Apapun pengerjaanya selalu bekejaran dengan waktu.

Berkali kali Ibu Walikota mengingatkan para kepala SKPD untuk senantiasa menyesuaikan dengan jadwal yang sudah direncanakan. Bisa jadi Silpa akan lebih besar tetapi, biasanya prosentase serapan anggaran paling tinggi diakhir tahun seiring dengan progres fisiknya, terang Yuyus Jamalus.


Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie berkali-kali mengungkapkan jika serapan tahun ini melamban. Masih di angka 35 hingga 40% yang seharusnya jauh lebih tinggi daripada itu. Kami akan terus meminta laporan dari masing-masing dinas terutama dinas-dinas yang menggarap proyek fisik. Tujuannya agar serapanya maksimal untuk kepentingan masyarakat,tukasnya.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment

Item Reviewed: Tangerang Selatan : Serapan Belanja Baru 30% Rating: 5 Reviewed By: Unknown