![]() |
| Ilustrasi |
SERANG, (KB).- Wahidin
Halim dan Andika Hazrumy mulai diusung sejumlah parpol dalam Pemilihan gubernur
(Pilgub) 15 Februari 2017. Partai yang pertama kali mengusung mantan Wali Kota
Tangerang dan putra mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ini yakni Hanura.
Selain Hanura, dikabarkan
sejumlah parpol lain segera menyusul mengusung pasangan tersebut.
Kepastian Hanura
mengusung WH-Andika disampaikan Ketua DPD Hanura Banten Eli Mulyadi. Menurut
dia, pengusungan WH-Andika merupakan hasil rapat pleno Tim Pilkada DPP dengan DPD
Hanura Banten pada Selasa (2/8/2016).
“Diputuskan Partai Hanura
mengusung WH sebagai bakal calon Gubernur Banten dan Andika Hazrumy sebagai
bakal calon wakil gubernur. SK penetapan sudah ditandatangani pelaksana harian
merangkap Wakil Ketua Umum DPP Hanura Chaerudin Ismail dan Sekjen Berliana,” kata Eli.
Eli mengatakan, Hanura
merupakan partai
pertama yang mengusung
bakal cagub WH dan bakal cawagub Andika. “Hanura juga
konsisten menjalankan peraturan dan mekanisme pilkada bahwa hanya yang
mengikuti penjaringan yang diusung Hanura. Jadi penjaringan yang kami lakukan
tidak main-main,” ujarnya.
Hanura mengusung bakal
cagub dan cawagub WH-Andika karena keduanya memiliki popularitas dan
elektabilitas tinggi yang mampu melawan petahana Rano Karno. Menurut dia,
Hanura juga mempertimbangkan calon dari sisi track record, kompetensi,
integritas, pengalaman dan prestasi di bidang pemerintahan, akademik, dan
lain-lain. “Kami optimistis bisa memenangkan
Pilgub Banten dan mengalahkan petahana Rano Karno,” ucapnya.
Deklarasi pengusungan
WH-Andika direncanakan akan dilaksanakan pekan depan. “Deklarasi kan harus dihadiri dari DPP dan pasangan
yang diusung. Insya Allah deklarasi bersamaan dengan halal bihalal,” tuturnya.
Ia menjelaskan, saat ini
sedang melakukan komunikasi internal dengan pengurus lainnya.
Bahkan dijadwalkan pada
Rabu (3/8/2016), akan dilakukan rapat sekaligus deklarasi internal dan
konsolidasi dengan pengurus lainnya.
“Besok (hari ini) kami akan
melakukan rapat sekaligus deklarasi internal, untuk penentuan deklarasi
besar-besaran tinggal menunggu waktu saja,” tuturnya.
Berdasarkan komunikasi
politik, sejumlah parpol lain yakni Golkar, Demokrat, PKS, juga akan menyusul.
Sekarang kan sedang proses politik saja. Sudah sepakat tinggal tunggu SK
rekomendasi. Logikanya, kalau sudah sepakat, dan Hanura sudah mengusung
WH-Andika, ketiga partai tersebut pasti akan menyusul.
Bahkan Eli memprediksi di
luar tiga partai tersebut, kemungkinan dengan parpol lain pun sangat terbuka.
Ia menyebut PKB, Gerindra dan lainnya. “PKB kan masih
proses penjaringan. Saya kira tidak menutup kemungkinan bergabung,” ujarnya.
Lebih dari cukup
Terpisah, salah satu tim
pemenangan WH di Kota Cilegon, Yadi Sofiadi mengatakan, dirinya sudah yakin WH
akan berpasangan dengan Andika, karena selama ini komunikasi dari media center
pemenangan WH di Pinang selalu memberikan info-info terbaru.
“Iya, kami mengikuti arahan dari
media center di Pinang, bahkan kami juga mendengar Pak WH sudah sepakat akan
menggandeng Andika Hazrumy dan didukung oleh 5 partai politik yakni
Demokrat, Golkar, Hanura,
PAN dan PKS. Bahkan kami mendengar dalam waktu dekat akan ada 1 partai lagi
yang bergabung. Kalau dijumlah total kursi, lebih dari cukup sebagai
persyaratan maju jadi cagub dan cawagub,” ucapnya.
Ia menjelaskan, atas
dasar info dari media center, maka dirinya berani memasang foto WH-Andika di
akun media sosial miliknya, dan berharap semua relawan WH dan Andika mengikuti
apa yang disarankan.
“Karena infonya sudah deal
berpasangan, makanya saya pasang foto pasangan WH-Andika di medsos milik saya,” tuturnya.
Ketua DPD Partai Demokrat
Banten, A'eng Haerudin mengatakan, DPD sudah memutuskan Wahidin Halim sebagai
calon gubernur. Namun untuk calon wakil gubernurnya, kata dia, masih menunggu
keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Kalau soal bakal cagub, kami
(DPD) kan sudah memutuskan Pak WH tanggal 26 Juli 2016. Soal cawagubnya, kami
sudah komunikasi dengan beberapa partai politik, tapi juga belum ada
keputusannya. Makanya, itu (cawagub) kami serahkan ke DPP,” katanya.
Segera diplenokan
Terpisah, Ketua DPW PKS
Banten Miptahuddin mengatakan, DPW PKS juga akan menyodorkan pasangan WH-Andika
ke DPP untuk segera diplenokan. "Ya kita sudah (putuskan),
WH-Andika," ujar Miptah, nama panggilan Miptahuddin.
Miptah mengatakan, DPW
PKS sebelumnya telah mengirimkan rekomendasi ke DPP. Namun, rekomendasi awal
hanya untuk pasangan calon gubernur. Namun, DPP PKS ingin yang diusulkan itu
berpasangan dengan wakilnya. "Jadi kami rekomendasikan lagi bersama
pasangan wakilnya. Maksimal kita usulkan dua pasangan," ucapnya kepada
wartawan.
Apakah DPW PKS akan
mengusulkan dua pasangan? Miptah mengaku hal itu akan dibahas lebih lanjut di
rapat internal. "Ya nanti dirapatkan dulu. Bisa saja opsi kedua, wakilnya
dari internal kita," ucap Miptah seraya menyatakan, paling lambat
rekomendasi DPP PKS akan diputuskan Agustus.
Fungsionaris Partai
Gerindra yang menjabat Wakil Ketua DPRD Banten Ali Zamroni mengatakan,
rekomendasi pasangan bakal cagub dan cawagub yang akan diusung Gerindra akan
ditetapkan secara serentak dengan daerah lain se-Indonesia paling lambat akhir
Agustus ini. "Rekomendasinya satu paket dengan wakilnya. Ya antara minggu
ketiga atau keempat bulan ini. Tunggu saja," tuturnya.
Disinggung apakah yang
diusung WH-Andika, Ali Zamroni mengatakan nama itu memang sempat dibahas di DPD
Gerindra Banten, namun belum diputuskan. "Belum, belum. Nanti diputuskan
dulu," katanya.
Namun Ali mengakui bahwa
calon yang akan diusung dari eksternal Gerindra. "Ya kelihatannya sih
begitu. Yang intens komunikasi ke kita kan Pak WH. Tapi belum, nanti kita bahas
dulu," ujarnya.
Umumkan pendamping Rano
Sementara itu, Ketua Umum
PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan "turun gunung" ke Banten
untuk memenangkan petahana Rano Karno di Pemilihan gubernur (Pilgub) 2017
mendatang. Kedatangan presiden RI ke-5 ini diyakini akan menjawab teka-teki siapa
bakal calon wakil gubernur (bacawagub) Banten yang akan mendampingi Rano Karno.
Informasi diperoleh,
Megawati akan bertandang ke Banten dalam kegiatan berbalut halal bihalal dengan
kader PDIP se-Banten. Kegiatan tersebut dijadwalkan pada Agustus ini di Stadion
Maulana Yusuf Ciceri, Kota Serang.
Ketua DPD PDI Perjuangan
HM Sukira membenarkan rencana kedatangan Megawati ke Banten. Menurut dia, untuk
kepastian pelaksanaannya tinggal menunggu waktu putri dari Presiden pertama RI
Soekarno ini. Ia juga tak menampik jika Megawati yang akan mengumumkan siapa
pendamping Rano di Pilgub Banten.
"Ya, mudah-mudahan
rekomendasinya sudah turun, jadi bisa langsung diumumkan oleh Ibu Ketua
Umum," kata Sukira, melalui sambungan telefon, Selasa (2/8/2016).
Rencananya kegiatan
tersebut akan dihadiri seluruh anak ranting PDIP yang jumlahnya sekitar 17.000.
"Kalau dengan anak
ranting keseluruhan Banten ya sekitar 17.000-an. Lokasi rencananya di Stadion
Maulana Yusuf, karena kapasitasnya harus yang besar kan. Insya Allah tidak lama
lagi, mudah-mudahan di bulan Agustus ini bisa dilaksanakan," ucap Sukira.
Masuk tahap survei
Sementara terkait proses
penjaringan cagub/cawagub lewat DPD PDIP Banten, saat ini sudah memasuki tahap
survei. Survei dilakukan sekitar 15 hari terhitung sejak awal Agustus.
"Survei sudah jalan,
mulai awal Agustus kemarin. Semua kami survei, yang daftar penjaringan, nama di
luar itu, yang diundang Rano juga disurvei. Nanti yang menentukan tetap Ibu
Ketua Umum. DPD hanya melaporkan hasil surveinya saja," tuturnya.
Soal koalisi, Sukira
mengklaim beberapa parpol sudah menyatakan bergabung dengan PDIP. Namun, dia
masih merahasiakan identitas parpol tersebut.
"Sudah mengerucut ke
beberapa partai. Ya, ada lah, beberapa pokoknya," ucapnya.
Senada dikatakan
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Eri Suheri. Jika hasil rekomendasi DPP tentang
pasangan calon cagub/cawagub di Pilgub Banten sudah keluar, dipastikan akan
diumumkan saat Megawati berkunjung ke Banten.
"Sebenarnya acaranya
biasa saja halal bihalal biasa. Akan tetapi, kalau saat itu rekomendasi sudah
keluar ya pasti diumumkan. Kalau rekomendasi belum keluar ya mau ngumumin
apa," ujarnya.
Sebelumnya, Eri
mengatakan, DPD PDIP Perjuangan Provinsi Banten mulai melakukan survei terhadap
sejumlah nama yang akan jadi pendamping bakal calon gubernur (cagub) Banten
petahana Rano Karno. Survei dilakukan pada pekan ini.
Sekretaris DPD PDI
Perjuangan Eri Suheri mengatakan, survei dilakukan terhadap kandidat
cagub/cawagub yang mendaftar lewat penjaringan DPD PDI Perjuangan dan sejumlah
nama yang mencuat, termasuk tamu penting yang diundang khusus oleh Rano Karno.
"Semua kita survei,
yang daftar penjaringan, tokoh yang mencuat, termasuk yang diundang Rano Karno
di rumah dinasnya," kata Eri.
Menanggapi sejumlah tokoh
yang diundang Rano, Eri menjawab normatif. Menurutnya, semua tokoh tersebut
cukup baik dan berpeluang menjadi cawagub Rano.
"Semua bisa terjadi,
semua juga cukup bagus. Semua punya dedikasi yang cukup baik untuk Banten ke
depan. Tapi kalau mengerucutnya ke siapa ya kita nunggu. Karena kita kan baru
saja memijakkan kaki ke lembaga survei," ujarnya.
Hasil survei nanti
menjadi acuan keluarnya rekomendasi pasangan calon yang diusung DPD PDIP.
"Survei paling lama
setengah bulan lah. Waktunya juga sudah mepet, sudah mendekati tahapan pilkada,
kita harus cepat," tuturnya.

0 komentar:
Post a Comment