![]() |
| Gubernur Banten, Rano Karno |
SERANG - Sayup-sayup
alunan lagu nasional Syukur mengiringi prosesi penciuman bendera merah putih
oleh personel pasukan pengibar bendera (Paskibra) Provinsi Banten, di Pendopo
Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Senin (15/6/2016).
Rasa bangga dan haru
seakan berkecamuk di benak para anggota dan orangtuanya pada prosesi akhir
pengukuhan tersebut. Satu per satu anggota paskibra yang berasal dari pelajar
SMA sederajat di kabupaten/kota se-Banten tersebut mencium bendera merah putih
dengan penuh kekhusyukkan. Seisi ruangan juga tampak khidmat mengikuti acara
pengukuhan 50 anggota paskibra tersebut.
Menjadi anggota paskibra
tentu menjadi impian sebagian pelajar. Organisasi yang banyak memberikan banyak
pelajaran berharga tentang kecintaan terhadap tanah air, kedisiplinan, dan
kebersamaan.
Anggota paskibra tersebut
setelah beberapa kali megikuti latihan dasar yang dipimpin langsung oleh
anggota Tentara Negara Indonesia (TNI) dan Purna Paskibra Indonesia (PPI)
daerah Banten sebagai calon anggota 4 bulan yang lalu.
Hadir pada kegiatan
tersebut, Gubernur Banten, Rano Karno, Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Ranta
Soeharta, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten, Ahmad Dofiri, Kepala Badan
Narkotika Nasional (BNN) Banten, Heru Februanto, sejumlah asisten daerah
Pemprov Banten, seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di
Lingkungan Pemprov Banten, dan puluhan orangtua anggota paskibra.
Komandan Peleton, Fahd
Alwi Jabar terharu, karena bisa sampai ke pengukuhan dan dalam waktu dekat akan
mengibarkan simbol kemerdekaan negaranya. Menurutnya, banyak sekali kesan yang
dilaluinya bersama sahabat-sahabatnya di paskibra.
Ia menuturkan, suasana
senang dan sedih telah dilaluinya saat latihan pengibaran apalagi saat latihan
baris-berbaris yang terkadang susah sekali untuk menyesuaikan dengan anggota
lain.
"Senang bisa
membuktikan kepada orangtua dan bisa membuat bangga sekolah," kata anggota
paskibra asal Kota Tangerang tersebut.
Ia mengatakan, kesan yang
masih selalu dia ingat, adalah saat langkah tegap maju jalan yang susah untuk
disamaratakan dengan barisan lain.
Saat memberikan amanat
sebagai pembina upacara, Gubernur Banten, Rano Karno mengucapkan selamat kepada
anggota paskibra yang telah dikukuhkan dan atas keberhasilannya mengambil peran
dalam sejarah panjang kemerdekaan, yaitu mengibarkan bendera merah putih.
"Kalian adalah
putra-putri terbaik yang terpilih untuk menjadi bagian dari sejarah, sebagai
bangsa yang besar kita harus menghormati sejarah dan para pemimpin di Republik
ini, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati para
pendahulunya," ujarnya.
Ia menuturkan, kecintaan
warga kepada bangsanya dapat diwujudkan dengan beragam cara, di antaranya
dengan cara ikut serta dalam agenda nasional, seperti upacara Hari Ulang Tahun
(HUT) ke-71 Republik Indonesia (RI).
"Di usia ke-71 tahun
ini, semoga semangat kerja nyata dari seluruh warga semakin terwujud dan
menjadikan Indonesia gemilang," ucapnya.
Ia menilai, bangsa yang
maju, yaitu bangsa yang memiliki rasa persaudaraan, solidaritas, dan toleransi
tinggi untuk dapat terus mengatasi semua rintangan di masa depan.
"Kalian terpilih
dari proses yang panjang, meskipun hanya tampil beberapa menit saja dalam
episode sejarah pengibaran bendera merah putih yang ke-71, sesungguhnya kalian
telah menyatukan komitmen, dan kelak kalian akan menjadi pemimpin bangsa,"
tuturnya.
Ia mengimbau, agar
seluruh anggota paskibra menjaga kesehatan, sebab tugas pokok untuk mengibarkan
bendera merah putih belum dilakukan. Ia juga berharap, semoga prestasi tersebut
dijadikan bekal untuk masa depan puluhan anggota paskibra.
Sementara itu, Kepala
Dispora Banten, Ali Fadilah mengatakan, tujuan dilakukannya pengukuhan
tersebut, adalah untuk memupuk semangat di kalangan generasi muda. Menurutnya,
kegiatan paskibra juga dapat mewujudkan nilai patriot anak bangsa meningkat
terutama kaum muda atau pelajar.
Ia menyebutkan, jumlah
anggota paskibra yang akan mengibarkan bendera merah putih dan disaksikan
ribuan masyarakat Banten tersebut berjumlah 80 orang terdiri dari 52 pelajar
dari berbagai daerah di Provinsi Banten, sedangkan 28 adalah anggota TNI selaku
tim pelatih.
"52 itu adalah
siswa-siswi terbaik dari kabupaten/kota di Provinsi Banten," katanya.
Ia menuturkan, sebelum
kegiatan pengukuhan dilakukan, beberapa bulan yang lalu telah dilakukan rekrutmen
dan latihan anggota paskibra oleh pihak PPI Provinsi Banten termasuk
mengirimkan delegasi anggota paskibra untuk diseleksi ke Paskibraka Nasional.
"Tahun 2016 ini, 2
orang menjadi anggota Paskibraka Nasional, yaitu seorang putra dari Kota
Tangerang dan seorang putri dari Kota Tangerang Selatan," ujarnya.

0 komentar:
Post a Comment