![]() |
| Empat Pasangan Calon Perseorangan, Serahkan Bukti Dukungan |
SERANG, (KB).- Empat
pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten dari jalur perseorangan
menyerahkan syarat dukungan ke Kantor KPU Banten di Cipocok Jaya, Kota Serang,
Ahad (7/8/2016).
Dari empat pasangan tersebut, dua pasangan yang memenuhi
syarat minimal 601.805 KTP, dan dua pasangan lagi diberi waktu perpanjangan
karena masih dalam proses uplod Sistem Informasi Pencalonan (Silon).
Penyerahan dukungan KTP
ini sebagai persyaratan awal untuk bisa mendaftarkan diri sebagai calon
pasangan gubernur dan wakil gubernur pada Pilgub Banten 2017 mendatang.
Komisioner KPU Banten
Divisi Teknis Syaeful Bahri mengatakan, sampai batas terakhir pukul 16.00,
pasangan bakal calon yang datang ke KPU sejak tadi pagi adalah Yayan Sofiyan
dan Ratu Enong Siti Roudhatul Janah, pasangan Achmad Dimyati Natakusumah dan
Yemmelia, pasangan Ampi Nurkamal Tanudjiwa dan Yeyen Maryani serta pasangan Tb.
Sangadiah dan Subari Martadinata,”ujar Syaeful
saat ditemui di ruang media center KPU Banten, Ahad (7/8/2016).
Berdasarkan Sistem
Informasi Pencalonan (Silon), ucap Syaeful, hasil upload yang dilakukan oleh
pasangan Yayan Sofyan dan Dimyati Natakusumah sudah melebihi dari batas minimal
dukungan 601.805. Untuk pasangan Yayan Sofyan dukungan yang diupload melalui
silon sudah mencapai 623.102, sedangkan untuk pasangan Dimyati Natakusumah
mencapai 691.793.
Sehingga berdasarkan data
tersebut, kedua pasangan itu sudah terpenuhi. “Maka berkas dokumen dukungan yang diserahkan sudah diterima dan segera kita
verifikasi jumlah dukungan beserta persebarannya. Tadi kita saksikan juga bahwa
pasangan Yayan Sofiyan dan Ratu Enong dan juga pasangan Pak Dimyati Natakusumah
sudah diterima syarat dukungannya secara online,” tuturnya.
Syaeful mengatakan,
sedangkan untuk pasangan Tb. Sangadiah dan juga Ampi Nurkamal Tanujdiwa, angka
yang ditunjukkan dalam silon hingga pukul 16.00 masih berada di bawah batas
minimal dukungan. Untuk pasangan Tb. Sangadiah angka silon terakhir hanya
235.801, sedangkan untuk pasangan Ampi Nurkamal Tanudjiwa terlihat dukungan
yang diupload ke silon hanya 912. Namun demikian, berdasarkan arahan KPU,
karena penyerahan di bawah pukul 16.00 dan proses uplod masih berlangsung maka
kedua pasangan masih diberi kesempatan untuk perpanjangan.
Naik becak
Pasangan bakal calon
Gubernur Banten dan Wakil Gubernur Banten dari jalur perseorangan atau
independen Yayan Sofyan-Ratu Enong ST RZ Mandala, tiba di kantor Komisi
Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten, Jalan Syeh Nawawi, Banjar Sari, Cipocok
Jaya, Kota Serang, Sabtu (6/8/2016) sekitar pukul 11.00. Pasangan ini tiba
menggunakan dua buah becak dikawal ratusan pendukungnya. Kedatangan Yayan-Ratu
juga diiringi oleh iringan musik tradisional rebana dengan lantunan salawat
nabi.
Yayan mengatakan,
kedatangannya ke KPU guna menyerahkan syarat dukungan tersebut merupakan bentuk
keseriusan untuk maju dalam Pilgub Banten 2017 mendatang. Dirinya pun
optimistis akan dapat melalui tahapan-tahapan tersebut.
Karena dukungan yang
didapatkannya adalah murni dari rakyat tanpa iming-iming dan janji apapun yang
sifatnya pribadi maupun kelompok.
Optimistis menang
Sedangkan pasangan bakal
calon Gubernur dan bakal calon Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati
Natakusumah-Yemmelia atau dengan sebutan “DiYe” ini dikawal oleh ratusan pendukung, simpatisan
dan jaringan. Bahkan, hadir sejumlah politisi PPP kubu Djan Farid.
Rombongan DiYe diterima
di Aula KPU Banten.
Dimyati Natakusumah
sangat yakin dan mantap untuk maju melalui jalur perseorangan. Sebab, dengan
demikian dirinya merasa tidak terbebani oleh parpol yang mengusungnya dan
langsung bertanggung jawab kepada rakyat. “Ketika
terpilih utangnya langsung kepada rakyat. Saya punya partai, tapi saya tidak
mau berutang kepada partai. Saya memang maju dari independen dan partai saya
persilakan maju mendukung yang lain,” katanya.
Dimyati mengatakan,
keyakinan untuk bisa meraih 60 persen suara tersebut bertambah dengan
dipilihnya Yemmelia sebagai pasangannya. Sebab, Yemmelia sendiri berlatar
belakang sebagai ASN yang memahami betul birokrasi. “Inilah kekuatan kami itu harus didukung rakyat.
Apalagi beliau punya jaringan yang begitu kuat, seorang birokrasi,” ujarnya.

0 komentar:
Post a Comment