![]() |
| Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah |
SERANG, (KB).- Bupati
Serang Ratu Tatu Chasanah menguji tiga terbaik calon Dinas Pekerjaan Umum di
Pendopo Bupati Kamis (21/7/2016). Ketiganya diminta untuk memaparkan visi
misinya.
Berdasarkan pantauan
dilokasi, ketiga nama tersebut yang pertama kali datang adalah Kepala Unit
Lelang Pengadaan Adjat Sudrajat disusul kemudian Sekretaris DPU Hatib Nawawi
dan terakhir Kepala Bidang Pengairan pada DSDAP Banten Ade Pasti Kurnia.
Masing-masing diberikan waktu sekitar 30 menit.
Bupati Serang Tatu
Chasanah kepada awak media mengatakan, ketiga terbaik hasil open bidding yang
diundang tersebut merupakan rangkaian terakhir untuk mengikuti pemaparan,
walaupun ini tidak termasuk dalam open bidding, karena bupati punya hak
preogratif.
"Saya ingin
se-objektif mungkin dan sudah pasti ketiga yang lolos seleksi ini adalah yang
terbaik. Untuk itu, dari yang terbaik saya ingin mendapatkan yang
terbaik," katanya.
Menurutnya, di dalam
ruangan bukan hanya dirinya saja, akan tetapi juga ada Wakil Bupati Pandji
Tirtayasa, Sekda Lalu A Rais, Kepala BKD Entus Mahmud Sahiri dan meminta kepada
ketiga terbaik tersebut untuk memaparkan.
"Kami hanya
menyampaikan permasalahan di Kabupaten Serang adalah infrastruktur jalan,
karena masalah irigasi hanya sebagian kecil dan sekitar 80 persen sudah
selesai, dan kewenangannya ada di provinsi dan pemerintah pusat," ujarnya.
Ia mengatakan, dalam
setiap kunjungan ke masyarakat, dirinya sering menerima keluhan terkait
infrastruktur yang kurang memadai."Persoalan dan solusi seperti apa dalam
membenahi infrastruktur di Kabupaten Serang. Syukur alhamdulillah ketiganya sudah
selesai memaparkan. Pak Ade karena latar belakangnya dari pengairan pasti
memaparkan program pengairan. Namun saya sampaikan yang menjadi persoalan
adalah infrastruktur jalan,bukan pengairan. Pak Ajat juga memaparkan begitupun
dengan Pak Hatib," tuturnya.
Disinggung mengenai siapa
yang layak untuk menjadi kandidat kuat Kepala DPU, Tatu menjawab sudah ada
pilihan dengan Pandji. Namun ketika diminta namanya, Tatu hanya tersenyum.
"Siapa ya, yang
jelas untuk yang diuntungkan memang Pak Hatib secara teknis karena ada di DPU.
Ketika memaparkan hal tersebut mulai dari permasalahan terkini sampai dengan
solusi dia (Hatib) menguasai bahkan dari A-Z lengkap. Untuk pelantikan
secepatnya,bisa saja dengan pengisian jabatan fungsional yang kosong,karena
banyak juga yang kosong," tuturnya.

0 komentar:
Post a Comment