![]() |
SERANG, (KB).- Pembangunan tiga pasar dan satu sentra
industri kecil menengah (IKM) di sejumlah wilayah di Kota Serang sudah memasuki
tahap lelang. Tiga pasar tersebut, yaitu Pasar Banjar Asri, Kecamatan Cipocok
Jaya, Pasar Kalodran, Kecamatan Walantaka, Pasar Margaluyu, Kecamatan Kasemen,
dan sentra IKM Margaluyu.Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi
(Disdagperinkop) Kota Serang, Akhmad Benbela mengatakan, setelah proses lelang
, ada masa sanggah dan lain-lain.
"Mudah-mudahan Juli
sudah ada pemenangnya, empat bulan pengerjaan masih cukup waktu," katanya.
Untuk Pasar Kalodran,
ujar Benbela, itu lanjutan revitalisasi atau rehab, Pasar Banjar Asri juga
revitaliasasi, Pasar Margaluyu bangun dari nol.
"
Pasar Banjar Asri dan
Kalodran masuknya pasar tipe C. Untuk Pasar Margaluyu tahap awal anggarannya
sekitar Rp 2 miliar, nanti ada pengembangan lagi, karena luas tanahnya 5
hektare, dipake sentra IKM juga jadi itu masuk tipe B. Untuk pasar tipe B
jumlah pedagangnya sampai 200 lebih, pasar tipe C pedagangnya hanya sekitar 50
pedagang," ucapnya.
Namun, untuk Pasar
Margaluyu, kata Benbela, belum ada anggaran pematangan lahannya. Lahannya,
tutur dia, sudah ada, berupa tanah bengkok. "Kenapa sentra IKM juga dilaksanakan,
karena itu sudah ada anggarannya. Untuk anggaran Pasar Margaluyu selanjutanya
Rp 2 miliar, sentra IKM Rp 2 miliar, Kalodran dan Banjar Asri masing-masing
sekitar Rp 1,2 miliar, semua anggaran dari DAK, pendampingan dari APDB hanya
perencanaan dan DED-nya di DPU. Anggaran pembangunan itu di antaranya untuk
kios, los, musala, dan toilet," ucapnya.
Sementara, untuk rencana
pembangunan pasar lainnya, kata Benbela, belum dapat dilaksanakan seperti Pasar
Cigoong, Kecamatan Walantaka belum masuk lelang, sebab masih ada permasalahan
terkait tanahnya yang belum ada. "Tanahnya masyarakat minta diruilslag tadinya.
"Kemudian, saya juga
sudah katakan ke Pak Wali Kota, untuk Pasar Cigoong jangan kecil pasarnya,
karena sudah banyak perumahan, jadi harus dipikirkan untuk ke depannya
sebaiknya lebih luas. Namun, kemungkinan pembangunan Pasar Cigoong tidak tahun
ini," ujarnya.
Anggarannya masuk lagi ke
kas daerah. "Tapi, tahun berikutnya diluncurkan, tidak boleh dialihkan ke
kegiatan lain, oleh karena itu anggaran pusat," ucapnya. Untuk keberadaan
pasar di Kota Serang, tutur Bebela, belum merata di seluruh kecamatan. Hal
tersebut berimbas pada harga di Pasar Induk Rau yang cenderung tinggi, karena
di kecamatan tidak ada pasar. Oleh karena itu, pemkot memiliki program pasar
per kecamatan.
"Yang belum ada di
Kecamatan Curug itu direncanakan 2017, Taktakan sudah ada tinggal
dimaksimalkan. Minimal satu kecamatan satu pasar tipe C. Idealnya tiap
kecamatan punya pasar tipe B, karena masyarakat kota makin banyak,"
katanya.

0 komentar:
Post a Comment