![]() |
| Polres Serang Periksa Sejumlah SPBU |
SERANG – Satuan Reskrim Polres Serang bersama petugas
Balai Pengelola Laboratorium Metrologi (BPLM) Provinsi Banten melakukan pengecekan
takaran bahan bakar minyak (BBM) di empat SPBU di Kabupaten dan Kota Serang,
Selasa (14/6).
Pengecekan dilakukan
petugas untuk memastikan SPBU di sepanjang jalur mudik dan titik lainnya aman
dari kecurangan maupan keterlambatan pasokan. Kepala Satuan Reskrim Polres
Serang, AKP Arrizal Samelino mengatakan, selain sebagai tindak lanjut laporan
dari masyarakat, razia pengawasan SPBU juga dilakukan untuk menghindari
terjadinya kecurangan.
Ia menyatakan pihaknya
mengantisipasi kelangkaan BBM maupun kenakalan distributor menjelang lebaran
dengan menggelar melakukan pemeriksaan. “Berdasarkan
hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya kecuringan. Kalaupun dalam takaran
ada kekurangan, namun masih dalam batas toleransi Pertamina maupun Balai
Metrologi,” jelas Arrizal, kepada wartawan
usai pelaksanaan pemeriksaan.
Dikatakan Kasat,
kelangkaan BBM tidak hanya diakibatkan meningkatnya permintaan, akan tetapi
bisa juga terjadi karena kecurangan oknum SPBU maupun masyarakatnya sendiri. “Terlebih menjelang masa mudik lebaran yang
memungkinkan terjadinya peningkatan permintaan BBM. Ini perlu pengawasan yang
ketat, kemungkinan terjadi kelangkaan BBM,” ungkap Kasat
didampingi Kanit Pidana Khusus, Iptu Samsul Fuad.
Sementara itu Agus
Subroto, petugas Balai BPLM Provinsi Banten mengatakan, empat SPBU di jalur
mudik yang diperiksa yakni SPBU Cikande, Kalodran, Parung dan di Jalan Jendral
Sudirman. Pemeriksaan dilakukan mulai dari takaran, tera, segel maupun kondisi
mesin.
Hasil pemeriksaan, kata
Agus, seluruh SPBU yang diperiksa dalam kondisi baik dan tidak ditemukan adanya
kecurangan. “Hasil
pemeriksaan semuanya ada pada batas toleransi. Meteran SPBU dianggap normal,
jika ada kelebihan maupun kekurangan sebesar 100 mililiter per 20 liter,” terang Agus.

0 komentar:
Post a Comment