![]() |
| Ilustrasi |
CILEGON – Guna mengantisipasi arus mudik Lebaran, Pemkot
Cilegon melalui Dinas PU akan mempercepat perbaikan jalur mudik. Pasalnya di
beberapa titik kerusakannya parah dan butuh penanganan yang serius.
“Pada arus
mudik ini banyak persiapan yang harus dilakukan Pemkot Cilegon. Salah satunya
memperbaiki jalan rusak yang perlu penanganan khusus. Begitu juga, saya minta
Dishub agar melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan Dinas PU untuk
segera memperbaiki jalan yang menjadi kewenangan Cilegon,” kata Iman saat ditemui di kantornya, Selasa
(14/6/).
Saat perbaikan Iman juga
meminta dinas terkait turun ke lapangan untuk memantau titik-titik yang harus
diperbaiki. Pemantauan tersebtu selain untuk memeriksa kualitas jalan, juga
agar tidak ada satu pun jalan yang rusak saat pemudik melalui jalan tersebut.
“Masing-masing
dinas sudah mempersiapkan diri. Dishub juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian.
Dinkes juga sudah mempersiapkan beberapa pos kesehatan, yang akan disiapkan
selama arus mudik dan arus balik nanti,” katanya.
Kadishub Cilegon, Dana
Sujaksani mengungkapkan, menghadapi mudik tahun ini, Dishub akan menyiapkan 200
personel. Masing-masing personel akan ditempatkan di berbagai titik yang
menjadi rawan kemacetan.
Beberapa titik kemacetan
di Cilegon terjadi di Simpang Seruni, PCI, depan Mal Ramayana, Simpang Rumah
Dinas Walikota, depan Kantor DPRD Cilegon, Jembatan Cigeblak, dan Terminal Terpadu
Merak (TTM).
“Dengan
banyaknya personil ini akan membantu pihak kepolisian dalam mengurangi
kemacetan saat arus mudik nanti. Untuk penyebaran lokasi sendiri akan dilakukan
di kantor DPRD, lalu di TTM, Jembatan Cigeblak, dan Simpang Seruni,” ungkapnya.
Sementara itu, Asda I
Setda Pemkot Cilegon Taufiqurrahman pada arus mudik ini, dirinya juga meminta
untuk dinas terkait di Provinsi Banten untuk memperhatikan insfrakstruktur di
Kota Cilegon.
“Pada umumnya
kewenangan tersebut ada Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Pusat. Oleh
karena itu, ia meminta agar dinas terkait dapat berkoordinasi atau memohon
kepada Pemprov dan Kementerian Pekerjaan Umum, agar infrastruktur kewenangan
pusat dan provinsi Kota Cilegon dapat segera diperbaiki,” tuturnya.

0 komentar:
Post a Comment