![]() |
| Bupati Pandeglang Irna Narulita |
PANDEGLANG, (KB).-DPD
Organda Banten mengapresiasi Bupati Pandeglang, Irna Narulita, yang telah
menginstruksikan Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air untuk melakukan
perbaikan-perbaikan badan jalan rusak di Pandeglang demi kenyamanan mudik.
Bahkan, perbaikan dilakukan terhadap setiap badan jalan yang berlubang tanpa
memandang status jalan provinsi atau kabupaten.
"Saya mengapresiasi
Bupati Pandeglang telah menginstruksikan Dinas Binamarga dan SDA untuk
melakukan perbaikan-perbaikan badan jalan rusak demi kenyamanan mudik,"
kata Ketua Organda Banten, Emus Mustagfirin kepada Kabar Banten, Ahad
(19/6/2016).
Dia salut dengan
kebijakan bupati untuk memoles setiap badan jalan yang berlubang tanpa
memandang status jalan tersebut. Selaku Ketua Organda, Emus juga mengimbau
seluruh anggota dan pelaku transportasi untuk mengedepankan pelayanan prima
kepada para penumpang mudik lebaran.
Para pelaku transportasi
akan mengedepankan keselamatan saat mengoperasikan kendaraan. Dia juga percaya,
Dirlantas Polda Banten akan memantau sejumlah terminal yang ada di delapan
kabupaten/kota di Banten.Dia memprediksi arus mudik lebaran tahun ini normal,
meski terjadi lonjakan tidak akan signifikan.
"Organda sudah siap
antisipasi lonjakan penumpang, karena semua armda baik Angkutan Kota Antar
Provinsi (AKAP) maupun Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) sudah siap,"
ujarnya.
Berkaitan sejauh mana
persiapan lonjakan arus mudik, Organda sudah berkoordinasi dengan semua
instansi. Dalam hal ini, jajaran kepolisian sudah mulai rapat eksternal antara
Polda Banten, polres, polsek, termasuk dengan Dishubkominfo Provinsi Banten.
Menurut Emus, mudik
lebaran akan terjadi pada H-3, meski tidak menutup kemungkinan H-7 sudah ada
sebagian yang melakukan mudik lebaran ke luar daerah."Puncak arus mudik
pasti pada H-1 lebaran dan sebagian akan menggunakan kendaraan pribadi. Namun,
tahun ini akan didominasi pemudik menggunakan sepeda motor," ucapnya.
Untuk memberikan
kenyamanan bagi pemudik, lanjut Emus, pemerintah dalam hal ini dinas
perhubungan agar memasang rambu-rambu petunjuk arah. Rambu ini sangat penting
agar tidak ada pemudik yang salah jalur atau nyasar.
Selain rambu petunjuk
arah, pemerintah harus memasang rambu-rambu peringatan jalan rawan kecelakaan,
karena tidak semua pemudik mengetahui kondisi jalan licin, tanjakan tajam dan
tikungan tajam.

0 komentar:
Post a Comment