![]() |
| Ilustrasi |
LEBAK, (KB).- Jajaran
Polres Lebak akan menyiagakan pos pengamanan serta menyebar seluruh personelnya
di sejumlah tempat keramaian. Upaya itu merupakan bagian dari langkah
antisipasi terhadap tindak kejahatan yang terjadi selama bulan Ramadan serta
arus mudik dan balik lebaran tahun ini.
"Sebagai bentuk
pengamanan dan antisipasi terjadinya tindak kejahatan, selama Ramadan ini kami
rutin melakukan patroli ke sejumlah tempat. Menjelang arus mudik dan balik
nanti, juga akan mendirikan pos pengamanan serta menyebar petugas ke sejumlah
tempat keramaian untuk di siagakan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal
(Satreskrim) Polres Lebak, Zamrul, Ahad (19/6/2016).
Untuk pos pengamanan
tersebut, kata dia, akan mulai diefektifkan dari H-7 hingga H-7 lebaran.
Pengerahan personel itu juga akan melibatkan berbagai pihak seperti dari pihak
Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes) serta jajaran TNI. Upaya
pengamanan semacam ini rutin dilakukan setiap tahunnya selama arus mudik dan
balik lebaran.
"Selama arus mudik
dan balik lebaran, tidak menutup kemungkinan tindak kriminalitas yang mengancam
pemudik bisa saja terjadi. Makanya, sebagai langkah antisipasi kita menyiagakan
petugas di titik-titik yang diangap rawan tersebut," ucapnya.
Saat angkutan mudik
berlangsung, jumlah penumpang seperti di terminal dan stasiun kereta api (KA)
dipastikan akan meningkat tajam, sehingga perlu pengawasan ketat oleh pihak
kepolisian, baik kedatangan maupun keberangkatan penumpang. "Di pos
pengamanan kami juga membuka pengaduan yang menjadi korban aksi kriminalitas,
seperti pencopetan, pemerasan penipuan hipnosis dan aksi premanisme
lainnya," ujarnya.
Pihaknya juga mengimbau
para pemudik untuk tetap waspada pada saat mudik nanti. Para pemudik diharapkan
tidak membawa barang yang berlebihan, khususnya membawa harta benda yang dapat
mengundang terjadinya tindak kriminalitas."Kami harap pemudik tidak
membawa barang berharga yang dapat memancing tindak kriminalitas," tuturnya.

0 komentar:
Post a Comment