![]() |
| Lembaga Pemasyarakatan kelas III Kota Cilegon |
CILEGON – Jumlah pegawai di Lembaga Pemasyarakatan kelas
III Kota Cilegon masih belum ideal. Saat ini, jumlah pegawai tersebut tidak
sebanding dengan jumlah narapidana dan tahanan.
Kepala Lembaga
Pemasyarakatan kelas III Kota Cilegon Andi mengatakan, untuk saat ini jumlah
narapidana yang menghuni di Lapas Cilegon sebanyak 517 orang. Sedangkan untuk
petugas penjagaan baru ada 16 orang.
“Jika
dibandingkan seperti 1 berbanding 100. Justru masih kurang ideal. Idealnya
sendiri 1 napi dijaga dua penjagaan. Ini dilakukan agar penjagaan bisa lebih
maksimal,” kata Andi saat ditemui di ruang
kerjanya, Rabu (15/6).
Meski jumlah pengawai
lapas masih belum ideal, namun pihaknya masih mampu menangani berbagai kendala
yang terdapat di dalam lapas.
“Untuk
kapasitas LP Cilegon sendiri mampu menampung 1.000 warga binaaan. Namun, jumlah
ini tidak sesuai dengan junlah tenaga pegawai,” tuturnya.
Ia mengaku, meski
pihaknya sudah mengajukan penambahaan penjaga ke Pusat, namun hingga saat ini
belum mendapat respons dari Kemenkum HAM Pusat mengenai penambahaan tenaga
penjagaan tersebut.
Karena itu, pihaknya
belum dapat berbuat apa-apa kecuali menunggu kiriman pegawai. “Kita selalu meminta penambahan. Tapi belum ada
uang di kirim ke Lapas kelas III Kota Cilegon,” sambungnya.
Ia mengatakan, kekurangan
pegawai Ini bukan hanya terjadi di lapas Cilegon saja, tapi terjadi hampir
semua daerah. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di dalam
lapas, semua titik dipasang CCTV.
Selain itu,
pendekatan-pendekatan persuasif kepada napi juga dilakukan. Tujuannya, napi
tidak berulah dan tidak melanggar aturan yang sudah ditentukan. “Terutama penjagaan dan pengawasan yang harus
diperketat,” paparnya.
Sementara itu, salah satu
pegawai lapas, Dadang Suhadang membenarkan Di Lapas Cilegon masih kekurangan
pegawai. Untuk mengantisipasi kekurangan pegawai, perlunya pendekatan yang
antara petugas dengan warga binaaan. Dengan pendekatan ini, tidak ada perbedaan
yang menonjol.

0 komentar:
Post a Comment