![]() |
| Polda Banten Tilang 9.458 Kendaraan |
SERANG - Direktorat Lalu
Lintas (Dilatntas) Polda Banten menindak sekitar 9.458 kendaraan berupa
tindakan tilang (bukti pelanggaran) selama 10 hari pada pelaksanaan operasi
Patuh Kalimaya 2016.
"Sampai hari ke-10
sudah ada 9.458 kendaraan yang ditilang karena jelas pengendaranya melanggar
lalu-lintas. Operasi Patuh Kalimaya masih berlanjut sampai 29 Mei 2016,"
kata Direktur Lalu Lintas Polda Banten AKBP
Tri Julianto Jati Utomo di Serang, Kamis.
Menurutnya, dari jumlah
kendaraan yang kena tilang tersebut, sebagian besar merupakan kendaraan roda
dua atau berjumlah 8.013 unit kendaraan.
Sedangkan sisanya
merupakan kendaraan roda empat atau lebih yang juga melakukan pelanggaran serta
4.740 kendaraan diberikan tindakan dengan teguran.
"Pelanggaran paling
banyak karena pengendara tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), tidak
memakai helm dan berboncengan lebih dari dua orang," kata Djati Utomo.
Sedangkan angka
kecelakaan selama 10 hari operasi Patuh Kalimaya terjadi sebanyak 47 kejadian
dengan korban meninggal dunia sebanyak delapan orang.
Akibat kecelakaan
tersebut juga mengakibatkan 43 korban luka berat dan 36 orang luka ringan.
"Sekarang ini jumlah
angka kecelakaan meningkat karena kejadian lakalantas di wilayah Tangerang
sudah masuk ke Polda Banten," katanya.
Pihaknya mengimbau kepada
masyarakat untuk mematuhi peraturan dan rambu lalu-lintas saat berkendaraan.
Selain itu para orang tua juga diimbau untuk memberikan pengawasan secara ketat
terutama kepada anak-anak dibawah umur agar jangan dibiarkan menggunakan
kendaraan sendiri.
"Memberikan
penyadaran untuk berdisiplin dalam berlalu-lintas tidak hanya tanggungjawab
kepolisian saja, tetapi semua pihak terkait termasuk orang tua. Sebab anak dibawah
umur itu mereka tidak paham aturan lalu-lintas dan pasti tidak memiliki
SIM," kata Djati Utomo.
Selain upaya tindakan
hukum, kata dia, dalam operasi Patuh Kalimaya juga dilakukan upaya-upaya
preemtif berupa sosialiasi di media
sosial, media cetak, eletronik, media luar ruang serta secara langsung
sosialisasi ke sekolah-sekolah bekerjasama dengan Dinas Perhubungan serta BNN
sekaligus sosialisasi anti narkoba di sekolah-sekolah.

0 komentar:
Post a Comment