![]() |
| Ilustrasi |
TANGERANG - Kendaraan
besar seperti truk dan tronton dilarang melintas di kawasan Puspiptek,
Kecamatan Setu. Itu berlaku saat pelaksanaan World Technopolis Association
(WTA) pada 20-23 September mendatang.
Kepala Dinas Perhubungan
Komunikasi dan Informatika (Dihubkominfo) Kota Tangsel, Sukanta mengungkapkan
sepekan sebelum pelaksanaan WTA, pihaknya akan memasang spanduk imbauan
pelarangan kendaraan berat di beberapa titik persimpangan jalan.Kami akan
pasang spanduk himbauan kepada pengendara khususnya mobil besar agar tidak
melintas selama pelaksanaan berjalan nanti,” tuturnya.
Titik-titik yang
diprediksi akan terjadi kemacetan seperti Simpang German Center Jalan Raya
Serpong, Perempatan Muncul Jalan Raya Pahlawan Seribu, Perempatan Viktor Jalan
Raya Viktor Buaran penghubung Jalan Raya Rawa Buntu dan Perempatan Cilenggang,
dan Jalan Raya Pahlawan Seribu. Pada jam-jam tertentu kendaraan besar seperti
truk dilarang melintas.
“Titik-titiknya yang akan dilintasi
para tamu menuju Puspiptek. Ini yang akan diwaspadai oleh petugas di lapangan,” tambahnya.
Dishubkominfo sendiri
tidak akan mengalihkan jalur truk besar, karena tidak ada jalur alternatif.
Maka dari itu yang sangat dimungkinkan kendaraan besar tidak akan diperbolehkan
atau bisa jadi akan disterilkan terlebih dahulu sebelum tamu tiba.
“Ini persoalan fasilitas jalan
alternatif tidak ada. Niatanya akan dialihkan tapi, karena tidak ada ya
terpaksa saja kondisional saja,” tambahnya.
Untuk menerapkan pelarangan
ini, Dishubkominfo Tangsel akan berkoordinasi dengan Polres Kabupaten Bogor,
soalnya truk-truk besar itu biasanya datang dari arah Bogor.
“Kami sudah komunikasi dengan
Polres Bogor dan mereka akan menyiapkan kantong parkir. Truk-truk akan
diparkirkan terlebih dahulu sebelum para tamu datang atau dalam perjalanan,” katanya.
Biasanya ratusan truk
pengangkut pasir dari Gunung Sindur Bogor melintasi dua jalur, yakni Pasar
Jengkol, tiba di Perempatan Viktor Buaran Serpong dan jalur Puspiptek yang
melintas di depan Puspitek hingga Perempatan Muncul Setu.
Wakil Walikota Tangsel,
Benyamin Davnie mengungkapkan soal akses jalur akan dikendalikan oleh petugas
gabungan antara lain Dishubkominfo, Polres Tangsel, dan TNI serta Satpol PP.
“Masalah lalu lintas juga menjadi
perhatian utama. Jangan sampai tamu luar negeri terjebak macet, makanya di
setiap persimpangan akan disediakan petugas pengatur jalan,” katanya.
Benyamin menambahkan
acara yang akan digelar pada Global Innovation Forum (GIF) dalam rangkaian WTA
di antaranya Regional Training Workshop on STP, WTA General Assembly, Hi Tech
Fair, Mayor City Forum, Internasional seminar, yoty creativity contest, Innovation
Competition, Gala Dinner and cultur performance dan post tour.

0 komentar:
Post a Comment