![]() |
| Peguron Cilegon-Serang Unjuk Ketangkasan Silat di Kodim Cilegon |
CILEGON – Kodim 0623 Cilegon menggelar Festival Pencak
Silat, Seni Budaya Banten di Makodim 0623 Cilegon, Senin (15/8/2016). Festival
itu diikuti oleh sejumlah peguron yang terdapat di wilayah Kodim 0623 Cilegon.
Tak hanya dari Kota Cilegon saja, sejumlah peguron dari beberapa desa seperti
dari Kecamatan Mancak, Anyer, Cinangka, Puloampel dan Bojonegara turut ambil
bagian dalam kesempatan itu.
Dandim 0623 Cilegon
Letkol Inf Aulia Dwi Nasrullah dalam sambutan dan sekaligus membuka jalannya
festival itu mengatakan, seni bela diri pencak silat merupakan seni budaya
lokal yang sudah tidak asing lagi di Banten, khususnya di Kota Cilegon.
“Pencak silat adalah seni budaya
yang masih terjaga karena penduduk Banten yang mayoritas muslim. Sebab, pencak
silat ini dari abad ke tujuh sudah menyebar di nusantara yang umumnya
disebarkan melalui tokoh-tokoh ulama,” ujarnya dalam
sambutan.
Atlet pencak silat yang
lolos dalam seleksi festival itu, menurut rencana akan turut diikutsertakan
dalam ajang festival yang sama di tingkat Korem 064/MY Banten.
Dandim menambahkan,
tujuan pelaksanaan festival itu yakni sekaligus dalam rangka menjalin
silaturahmi antara elemen untuk memperkokoh rasa persatuan dan persatuan
bangsa.
“Pencak silat adalah cabang
olahraga yang sudah membumi. Untuk itu perlu kita wariskan secara terus menerus
hingga ke anak cucu kita. Mengingat pencak silat juga sudah menjadi jati diri
bangsa. Dan di ajang ini kita pun ingin menggali potensi dari bibit-bibit muda
di Banten,” katanya.
Sementara itu, Ketua
Himpunan Pendekar Persilatan Banten Jamhari Sakti menambahkan, mereka yang
tampil saat itu adalah atlet pencak silat terbaik perwakilan dari 13 Kecamatan.
“Di Cilegon saja terdapat sekitar
165 peguron, belum termasuk dari lima kecamatan di Kabupaten Serang. Dan di acara
ini, setiap kecamatan itu mengutus satu atlet pencak silat terbaiknya,” jelasnya.

0 komentar:
Post a Comment