![]() |
| Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi |
TANGERANG - Menteri
Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan ke Terminal 3 Ultimate, Jumat
(5/8/2016). Kunjungan dilakukan sebagai bagian dari persiapan beroperasinya terminal
tersebut pada Selasa (9/8/2016).
"Memang sudah final,
tapi masih ada beberapa yang kurang, minor sih seperti ada beberapa lantai yang
masih kotor serta dinding," ujar Budi. Namun, Budi melihat semua
kekurangan itu minor.
Selain soal lantai dan
dinding bangunan, Budi mengungkapkan, pengerjaan di Terminal 3 yang masih
dikejar adalah soal SOP (Standar Operasional Prosedur), jumlah petugas, dan
sertifikasi. Semua hal yang belum selesai itu ditargetkan rampung sebelum
tanggal 9 Agustus 2016.
Angkasa Pura II juga juga
sudah mulai membangun east cross taxi way di Bandara Soekarno-Hatta untuk
mempermudah pergerakan pesawat. "Tahun ini pembangunan tahap pertama dulu.
Sudah mulai dibangun sejak bulan lalu. Nanti berkesinambungan, " kata
Budi.
Budi mengatakan, east
cross taxi way nantinya berfungsi sebagai jalur pesawat yang bisa mempercepat
perpindahan pesawat dari runway 1 ke runway 2. "Ini akan melengkapi west
cross taxi way yang sudah ada di Jalan M1 dan Jalan M2 bandara, " katanya.
Pelaksana Tugas Direktur
Utama PT Angkasa Pura II, Djoko Murjatmodjo mengatakan, east cross taxi way
yang tengah dibangun adalah tahap pertama.
"Pembangunan tahap
kedua akan dilakukan tahun depan. Targetnya dua tahun lagi selesai, " kata
Djoko, Jumat (5/8).
Djoko mengatakan, tahap
dua pembangunan east cross taxi way nantinya adalah pembangunan jembatan layang
yang melintasi Jalan P1 dan Jalan P2 bandara.
"Sekarang masih diselesaikan pembangunan yang di
sisi selatan landasan pacu utara. Total biaya pembangunan east cross taxi way
kurang lebih hampir Rp 1 triliun, " katanya.

0 komentar:
Post a Comment