![]() |
| Ilustrasi |
SERANG, (KB). - Warga Lingkungan Ciwaru dan sejumlah kelompok
mahasiswa serta komunitas anak-anak muda Banten akan menggelar panggung
ekspresi dengan tema "Wasiat Agustus", kegiatan tersebut
diselenggarakan dalam rangka peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-71.
Acara ini akan
diselenggarakan di Graha Budaya Kandaka Banten, Lingkungan Ciwaru, Kelurahan
Cipocok, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Sabtu, (20/8/2016). Acara ini
akan menampilkan Monolog Bong Balebong yang merupakan kritik Indonesia kekinian
yang akan disampaikan oleh Anton Daryanto, Pembacaan puisi oleh
sastrawan-sastrawan muda Banten diantaranya Cecep Abdullah, Mohammad Rois
Rinaldi, Orasi kebangsaan, Pentas musik kebangsaaan, dan pembacaan manifesto
anak bangsa sebagai komitmen membangun tanah air.
Acara ini rencananya akan
dihadiri oleh berbagai organisasi mahasiswa dari Jakarta, Bogor, dan Banten,
Masyarakat sekitar, dan beberapa tokoh Banten serta Wakil Ketua Komisi III DPR
RI H. Desmond Junaidi Mahesa.
Ketua Penyelenggara,
Jojon Suhendar Andari, mengatakan, kami mengusung tema "Wasiat
Agustus" dimaksudkan untuk menuangkan kegelisahan sebagai anak bangsa akan
kondisi dan situasi negara Indonesia yang semakin kacau dan masih jauh dari
harapan yang dicita-citakan oleh pendiri bangsa.
Selain itu, dari kegiatan
Wasiat Agustus ini teman-teman yang nantinya hadir dapat mengambil intisari
dari perjuangan kemerdekaan, disamping itu saya berharap acara ini mampu memicu
tumbuhnya rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap kebudayaan lokal serta
komitmen bersama anak-anak bangsa untuk menjaga dan mempertahankan kemerdekaan.
"Acara ini terbuka
untuk umum dan gratis, siapapun boleh
datang untuk menyaksikan dan pastinya acaranya sangat Indonesia dan juga
ke-Bantenan, karena kita juga menampilkan beberapa kesenian Banten,
jadi sangat disayangkan untuk dilewatkan." Katanya.
Kegiatan ini dibuka pada
Sabtu sore dengan diawali acara diskusi "Memahami Indonesia" yang
akan diisi oleh akademisi dan juga budayawan dari Universitas Islam Negeri
(UIN) Syarif Hidayatullah Tangerang, Cak Iwan, dan malam harinya diisi dengan
panggung ekspresi, ujar Jojon.
Sementara itu, Anton
Darmanto, Inisiator Kesenian Graha Budaya Kandaka Banten, mengatakan,
"Wasiat Agustus" dimaksudkan karena negara ini menurut saya yang
tampak hanya merayakan 17 Agustus sebagai hari kemerdekaan Republik Indonesia
dengan berbagai aneka perlombaan, dari panjat pinang dan hiburan rakyat atau
perlombaan lainnya saja.
“Yang jadi pertanyaan apakah
hanya sekedar seremonial tanpa merenung, bersikap, dan lain sebagainya, yang
lebih dari hanya sekedar seremonial, dengan memahami akan pentingnya
kemerdekaan, kondisi Negara, dan akan kemana arah negara ini kedepannya”, ujar Anton.

0 komentar:
Post a Comment