Kilas Berita

Rano Karno-Luhut Bertemu Empat Mata

 Rano Karno
SERANG, (KB).- Gubernur Banten Rano Karno melakukan pertemuan tertutup dengan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Panjaitan di kantor Kemenkopolhukam di Jakarta, Rabu (13/7/2016). Tak diketahui pasti isi agenda pertemuan tersebut. Namun kabarnya, sejumlah isu strategis yang dibahas antara lain situasi Banten, 12 proyek nasional, hingga isu pilkada.

Informasi diperoleh, selama satu jam Rano diterima oleh Luhut di ruang kerjanya. Mereka terlihat berbincang santai penuh keakraban.Namun saat dikonfirmasi seusai pertemuan, Rano membantah pertemuannya dengan Luhut juga membahas Pilgub Banten 2017, khususnya dalam rangka mencari bakal calon wagub mendampinginya.

"Ha, ha, ha itu isu dari mana? Masak orang silaturahim dikait-kaitkan dengan pilkada sih? Yang pasti di sisa waktu saya menjabat ini, saya akan persembahkan yang terbaik untuk Banten. Persoalan bakal calon wagub saya, insya Allah seseorang yang memang layak diberikan amanah," ujarnya.

Sementara itu, peluang Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Ranta Soeharta mendampingi Rano semakin menguat. Selain sejumlah politisi, nama Ranta dikabarkan masuk dalam usulan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDIP. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ranta merupakan satu-satunya dari kalangan birokrat yang masuk dalam usulan DPP PDIP sebagai calon wakil gubernur. Selain Ranta, selebihnya adalah para politisi yang selama ini mengikuti penjaringan calon gubernur dan wakil gubernur partai pimpinan Megawati Soekarno Putri tersebut.

Wakil Sekretaris DPD PDIP Banten Sabdo Waluyo saat dikonfirmasi belum mendengar informasi nama-nama cawagub yang diusulkan ke DPP di luar yang ikut penjaringan. Setahu saya hanya enam orang yang diajukan. Namun jika ada nama yang di luar itu, bisa saja, karena sudah kewenangan DPP, katanya.

Menanggapi itu, Ranta menolak berkomentar tentang dirinya yang disebut-sebut sebagai bakal calon pendamping Rano Karno dalam Pilgub Banten 2017. Saya ini birokrat, bukan politisi dan tidak punya partai. Saya enggak mikirin politik, karena tugas saya menjalankan kebijakan pimpinan dalam melayani masyarakat, tutur Ranta.

Dia tidak memiliki target jabatan dalam menjalankan tugas. Sebagai sekretaris daerah, dia hanya berusaha menjalankan tugas dan fungsi. Saya pegawai, hanya menjalankan tanggung jawab sesuai tugas dan fungsi, ucapnya.

Siap lengkapi

Sementara itu, Wali Kota Serang Tubagus Haerul Jaman yang ikut masuk dalam nama cawagub yang disodorkan ke DPP PDIP mengatakan, dirinya berharap PDIP memilihnya sebagai calon wakil gubernur mendampingi Rano Karno. Kami tinggal lihat seperti apa. PDIP kan mengusung Rano (sebagai calon gubernur) dan memberi kebebasan untuk cari pendampingnya. Kami lihat itu, mereka juga pasti lihat kriteria. Tapi kami berharap enggak lepas ke yang lain, katanya.

Terkait pemenuhan kekurangan kursi untuk syarat pengusungan, kata Jaman, dia dapat melengkapi kekurangan tersebut karena sudah ada partai yang mendukung. Kalau saya sendiri, intinya sudah ada partai yang mengusung, dan sudah resmi. Sudah ada bukti pengusungannya, dan itu bahan saya untuk melengkapi kekurangan PDIP, ya kursinya lebih dari cukup lah, ujarnya. 

Namun Jaman masih enggan menyebutkan partai apa yang sudah resmi mengusungnya. Nanti saja, tuturnya saat ditanya partai apa yang sudah resmi mengusungnya.Jaman mengatakan, pihaknya terus berkomunikasi dengan PDIP. Komunikasi berjalan terus, katanya.


Sementara itu pengamat politik Agus Sutisna memprediksi petahana Rano Karno berpeluang menggandeng Sekda Banten, Ranta Suharta, untuk memilih jalur aman. Selain konektivitas dalam menjalankan roda pemerintahan di antara keduanya sudah terbentuk dan terjalin baik, menggandeng birokrat juga minim konflik kepentingan ketimbang menggandeng sesama politisi yang rawan pecah kongsi.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment

Item Reviewed: Rano Karno-Luhut Bertemu Empat Mata Rating: 5 Reviewed By: Unknown