![]() |
| Bupati Irna Narulita |
PANDEGLANG – Bupati Irna Narulita memberikan peringatan kepada
seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk meningkatkan
pelayanan. Ia menilai, kinerja para kepala SKPD saat ini belum optimal, seiring
banyak pengaduan dari masyarakat terkait masalah pelayanan. Salah satunya,
pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).
Irna menyarankan, setiap
kepala SKPD agar lebih fokus kepada pelayanan dasar agar kebutuhan dasar bisa
langsung dirasakan oleh masyarakat, tidak ada lagi yang ditunda-tunda. “Seperti, pelayanan pembuatan administrasi
kependudukan. Contohnya, membuat KTP (kartu tanda penduduk), akta kelahiran,
dan KK (kartu keluarga). Semua itu harus dilayani dengan baik dan tidak boleh
dipungut biaya sepeserpun,” tegas Irna,
Minggu (12/6).
Irna mengaku, tidak mau
lagi mendengar adanya keluhan soal pelayanan dasar dari masyarakat, setelah
diberikan peringatan. “Selain
pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan juga harus optimal.
Saya tidak mau ada keluhan lagi dari warga soal itu (masalah kesehatan-red),” katanya.
Menurut Irna, ketika ada
warga yang mendapatkan masalah atau dikenakan biaya oleh oknum pegawai dalam
pembuatan pelayanan itu harus segera dikomunikasikan. Tindakan itu sebagai
upaya untuk mencari solusi agar keluhan yang terjadi tidak meluas.
“Informasinya,
di Disdukcapil masih ada oknum yang coba-coba memungut biaya pembuatan KTP, KK
dan lainnya. Setelah saya cek, dugaaan itu cukup terasa. Kemungkian betul-betul
terjadi ada oknum yang melakukan pungutan. Terkait ini, ke depan saya akan
benahi,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut,
Kepala Disdukcapil Kabupaten Pandeglang Entis Sutisna membantah ada oknum
pegawai yang melakukan pungutan dalam pembuatan administrasi kependudukan.
Soalnya, kata dia, pihaknya tengah terus berupaya melakukan perbaikan terhadap
pelayanan.
“Kami akan
berupaya sebaik mungkin bagimana menciptakan pelayanan prima untuk warga, dan
menghindari adanya pungutan biaya. Seperti saat ini, rusaknya alat pencetak KTP
elektronik juga kami terus meminta penjelasan pada pemerintah pusat,” kilahnya.
Begitu juga dengan yang
disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang Indah
Dinarsiani. Ia berjanji, akan terus berupaya mengoptimalkan pelayanan kesehatan
kepada masyarakat. “Khususnya
kepada 36 kepala puskesmas yang tersebar di Pandeglang. Kami terus mengimbau
kepada mereka agar jangan sampai ada pengabaian pasien dalam melakukan
pelayanan kesehatan,” katanya.

0 komentar:
Post a Comment