![]() |
| Tingkatkan Kualitas Hidup Melalui KB. |
PONDOK AREN – Kampung Keluarga Berencana (KB) sangat diperlukan
di Tangsel. Sebab, keberhasilan program KB akan sangat membantu dalam
meningkatkan kualitas hidup manusia di Tangsel dan kesejahteraan keluarga
pra-sejahtera untuk menunju yang lebih baik.
Untuk itu Pemkot Tangsel melalui
Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana
(BPMPPKB) bekerjasama dengan Komando Resort Militer (Korem) 052/Wkr membentuk
kampung KB di RT 13 dan 14 RW 03 Kelurahan Pondok Betung, Kecamatan Pondok
Aren, Kota Tangsel, Kamis (19/5).
Pembentukan kampung kb
diresmikan langsung oleh Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, Kepala Staf Korem
(Kasrem) 052/Wkr Letkol Inf Bram Abilowo, Kepala BPMPPKB Apendi, dan perwakilan
dari BKKBN Provinsi Banten.Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menjelaskan,
dibangun dilokasi padat penduduk,seperti di wilayah Pondok Betung RW 03.Kampung
KB adalah satuan wilayah setingkat RW, yang memiliki kriteria tertentu dimana
terdapat keterpaduan program kependudukan, keluarga berencana,pembangunan
keluarga dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan
sistematik.
Lanjutnya, Kampung KB ini
merupakan salah satu program dari prioritas RPJMN 2015-2019 kepemimpinan
Presiden Joko Widodo.Kampung KB juga menyelaraskan misi dirinya sebagai
walikota dalam meningkatkan infrastruktur kota fungsional, kota layak huni dan
lainnya.“Kampung KB ini dibentuk untuk
meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat Kampung atau RW setara
melalui Program kependudukan,keluarga berencana, dan pembangunan keluarga serta
pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga sejahtera,”jelasnya.
Dia mengatakan,
terbentuknya kampung KB, untuk mengajak orangtua agar focus mengurus anaknya,
ketika anaknya hanya dua, sesuai dengan slogannya BKKBN dua anak cukup.Letkol
Inf Bram Abilowo sebagai Nasrem 0502 wijayakrama menjelaskan, kerjasama ini
dalam rangka membantu pemerintah daerah, untuk dapat menekan jumlah penduduk
agar lebih sejahtera melalui program KB.“Ini merupakan
wujud perhatian TNI kepada segenap masyarakat, karena TNI berasal dari rakyat
dan berjuang untuk rakyat,”kata Bram
selepas memantau lokasi Kampung KB.
Kepala BPMPPKB Tangsel
Apendi menjelaskan, ada dua kriteria utama yang wajib dipenuhi dala penetapan
pembentukan Kampung KB.Diantaranya, jumlah peserta KB dibawah rata-rata di
Kampung atau lokasi tersebut berada, jumlah Pra Keluarga Sejahtera diatas
rata-rata Pra Keluarga Sejahtera.“Tidak hanya
jumlah peserta KB yang dibawah rata-rata, wilayah tersebut dilihat dari
kekumuhan, kawasan miskin,terpencil dan lainnya,”ungkapnya.
Setelah melihat kriteria
yang dapat dijadikan Kampung KB, ada 3 calon Kampung KB di Tangsel yang akan
diprioritaskan dibentuk terlebih dahulu di Tahun ini, diantaranya Kecamatan
Pondok Aren, Kelurahan Pondok Betung, Kecamatan Pamulang Kelurahan Kedauang,
Kecamatan Ciputat Kelurahan Ciputat. Dan akhirnya terpilihlah Kelurahan Pondok
Betung menjadi lokasi Kampung KB.Sementara Kepala Sub Bidang Pelayanan KB dan
Kesehatan Reproduksi-BPMPPKB Tangsel Dokter Yuni Lia Astuti, dalam kegiatan
kampung KB ini ada 100 warga baik dari Pondok Betung, Jurang mangu, dan wilayah
lainnya.“Ada 100 warga yang sudah
menggunakan alat kontrasepsi berupa suntik, Iud, Implant dan lain-lainnya,”jelasnya.
Sementara, untuk jumlah
peserta usia subur (PUS) diwilayah Pondok Betung RW 03 sebanyak 1222, dengan
peserta KB sebanyak 880.bukan peserta KB 342, Pra KS sebanyak 122, dan KS 1
sebanyak 610.Sementara salah seorang peserta KB Wartini (34) mengatakan,
dirinya sudah tiga tahun memasang KB Implant dan tidak sakit. “Saya ini masang tahun ketiga, dan menurut saya ini
merupakan pilihan yang aman, dan nyaman buat diri saya,”ungkap ibu satu orang anak ini.Warga RT 5/1
Kelurahan Jurang Mangu ini pun mengatakan, tidak akan menganti KB jenis
lainnya. “Implant lebih bagus,”pungkasnya.

0 komentar:
Post a Comment