![]() |
| Ribuan Warga Dadap Bakal Tinggal Dikontrakan |
TIGARAKSA – Sebanyak 1.416 orang tercatat bakal kena gusur
penertiban lokalisasi prostitusi di Kampung Baru, Kelurahan Dadap, Kecamatan
Kosambi, Kabupaten Tangerang. Data dikeluarkan Badan Perencanaan Pembangunan
Daerah Kabupaten Tangerang.Jumlah sebanyak itu terdiri dari jumlah penduduk
laki-laki 706 orang dan penduduk perempuan 710 orang. Jumlah RT 10 dan RW 3 dan
387 Kepala Keluarga.
Sementara berdasarkan
hasil rekapitulasi penghuni lokalisasi dan kafe, ada 84 orang Wanita Pekerja
Seks (WPS) rata-rata usia 18-22 tahun sebanyak 29 orang WPS, sisanya berusia
23-48 tahun.Berdasarkan Pendidikan terdapat 23 orang berijazah SD, 35 orang
berijazah SMP, 19 orang berijazah SMA, 7 orang berijazah Diploma. Alasan
menjadi WPS, dari 84 orang penghuni kafe (WPS), 63 WPS diabtaranya karena
faktor kebutuhan ekonomi.
Kepala Satuan Polisi
Pamong Praja Kabupaten Tangerang Yusuf Herawan mengatakan, terkait kelanjutan
penanganan Dadap, pihaknya telah melayangkan Surat Peringatan Pertama kepada
para pemilik bangunan/tempat usaha dan tempat hiburan yang berada disisi kiri
jalan 10-20 meter yang telah diberi tanda di lokasi kampung baru dadap.
“Kami harap
membongkar sendiri bangunan atau tempat usaha dan tempat hiburan dengan batas
waktu 7 hari sejak diterima surat peringatan pertama yang telah dikeluarkan
pada tanggal 26 April 2016. Bila tidak membongkar dan masih melaksanakan
kegiatan usaha dilokasi maka tim penertiban Satpol PP Kabupaten Tangerang akan
bertidak sesuai tugas pokok dan fungsi beradasarkan aturan yang berlaku,” kata Yusuf.
Terkait relokasi warga
terdapampak dadap ini, Pemkab Tangerang telah menyiapkan 400 kontrakan
disekitar wilayah dadap. “Kami harapkan
warga bisa segera pindah sebelum tanggal penertiban yang akan dialsanakan pada
tanggal 23 Mei 2016, kami akan siapkan armada untuk membantu pengangkutan,” paparnya

0 komentar:
Post a Comment