![]() |
| Ilustrasi |
SERANG - Rencana Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan kelas politik di Provinsi Banten
pada tanggal 5-9 September 2016 mendapat dukungan sejumlah kalangan dengan
harapan terciptanya pemerintahan yang bersih bebas korupsi.
Tohuri guru SMK PGRI 4
kota Serang mengatakan kegiatan ini akan diharapkan dapat memberikan peluang
kepada generasi muda berkarir di dunia politik melalui cara-cara yang benar
agar nantinya menjadi pimpinan yang bersih dan bebas korupsi.
"Masyarakat saat ini
sangat mendambakan pimpinan-pimpinan yang jujur mengemban amanah masyarakat
yang telah memilihnya, serta tidak menyalahgunakan kekuasaannya untuk
memperkaya dirinya melalui cara-cara yang merugikan negara," ujar Tohuri.
Tohuri mengatakan kalau
kelas politik itu benar memberikan pelatihan kepada pelajar dan mahasiswa yang
merupakan calon pimpinan masa depan maka ini menjadi terobosan, karena banyak
kasus korupsi terungkap melibatkan wakil-wakil rakyat di DPR dan DPRD.
"Kemungkinan kalau
kelas politik ini dapat dilaksanakan lebih luas akan memperkecil tindak pidana
korupsi ke depannya. Para calon pemimpin ini akan dididik dan dilatih
konsekuensi kalau menjadi pemimpin yang korupsi," ujar Tohuri.
Kelas politik ini
menciptakan jiwa kepemimpinan dan pemahaman politik yang bebas dari korupsi dan
mengerti bahwa politik ini bukan hanya untuk kepentingan sendiri, tetapi untuk
kepentingan orang banyak, papar dia.
"Kelas politik ini
sangat positif, karena program ini dapat mengundang kita sebagai peserta agar
dapat menjadi bagian gerakan membangun politik
Indonesia yang cerdas berintegritas"Kata Dita Yulitya, Anggota OSIS SMKN 1
kota Serang.
Hanya sebagian orang saja
yang betul-betul memahami tentang politik meskipun tidak menjadi politikus. Maka
dengan diadakannya kelas politik, banyak masyarakat yang sangat setuju agar
tidak ada lagi politikus yang melakukan tindak korupsi.
KPK mengadakan kelas
politik dengan tujuan untuk memberi pengetahuan kepada orang-orang yang ingin
berkarir di dunia politik. Sehingga orang-orang yang ingin berkarir dibidang
politik akan lebih paham mengenai batasan-batasan saat menduduki suatu jabatan.
"Kelas politik ini
cukup bagus untuk pembelajaran dan pemahaman tentang politik agar kita sebagai
warga biasa tidak buta akan kepolitikan ataupun cara berpolitik didalam
kepemerintahan ataupun kemasyarakatan." ujar Iim Rohimah mahasiswa
semester akhir di Universitas Ageng Tirtayasa kota Serang.
Kelas politik yang
diadakan oleh KPK bisa menjadi pembelajaran terkait politik sehingga
orang-orang yang ingin berkarir di dunia politik akan lebih memahami secara
spesifik mengenai politik dan tentang ilmu-ilmu politik, ungkapnya.
Kelas politik yang
diselenggarakan di kota Serang akan melibatkan pelajar tingkat SLTA dan
mahasiswa. Diutamakan mereka yang saat ini aktif menjabat di organisasi sekolah
atau fakultas. KPK akan melakukan seleksi memilih peserta kelas politik.

0 komentar:
Post a Comment