![]() |
| Ilustrasi |
SERANG, (KB).- Memasuki
usia sembilan tahun Kota Serang, Wali Kota Serang Tubagus Haerul Jaman
mengatakan, masih banyak pekerjaan rumah (PR) di semua bidang yang harus
diselesaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.
"Kami melihat dengan
kemampuan anggaran yang ada, program yang sudah digulirkan dan dilaksanakan
dari tahun ke tahun sudah dapat dirasakan oleh masyarakat. Walaupun memang
masih banyak PR yang harus diselesaikan," katanya saat ditemui wartawan
seusai rapat paripurna di DPRD Kota Serang dengan agenda persetujuan DPRD Kota
Serang terhadap rancangan peraturan daerah tentang pertangungjawaban
pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kota Serang tahun anggaran
2015, Selasa (9/8/2016).
Jaman menuturkan,
pihaknya bersama unsur pimpinan di Pemkot Serang berupaya menyelesaikan PR yang
belum tuntas. Di semua unsur dioptimalkan, itu untuk percepatan pembangunan di
wilayah Kota Serang juga, untuk pemerataan pembangunan. APBD Kota Serang di
semua SKPD diprioritaskan untuk program yang menyentuh masyarakat. Persentase
belanja langsung di APBD sudah 53 persen.
"Diprioritaskan
untuk infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Sekarang untuk pendidikan
gratis itu cukup terasa dan ke depan diharapkan semua masyarakat usia sekolah
dapat bersekolah. Kami terus sempurnakan semua program, di bidang kesehatan
juga selain meningkatkan sarana prasarana di Puskesmas, kami menargetkan
pembangunan rumah sakit umum untuk mengoptimalkan bidang kesehatan,"
ujarnya.
Jaman berharap, di usia
ke-9 tahun Kota Serang, seluruh elemen bersama-sama dengan masyarakat, dapat
mengawal percepatan pembangunan, selain itu diharapkan ke depan dapat lebih
menggali potensi di Kota Serang, sehingga dapat meningkatkan PAD. "Serta
bersama memberikan kontribusi yang baik untuk menjadikan Kota Serang semakin
tumbuh dan berkembang," ucapnya.
Jaman mengatakan,
meskipun mengejar percepatan pembangunan, namun sebagai Ibu Kota Provinsi
Banten, masyarakat Kota Serang juga harus tetap menjaga dan menerapkan kultur
dan budaya yang terkenal religius.
"Itu harus dikuatkan
di generasi penerus, sehingga Kota Serang akan berkembang dan menjadi kota yang
madani. Kami memperkuat di bidang agamanya dan memberikan fondasi, sehingga
generasi penerus tidak mudah terbawa arus negatif. Diharapkan hal itu
menjadikan Kota Serang sebagai kota yang punya sumber daya manusia yang
mumpuni," tuturnya.
Sementara, dalam
peringatan HUT Kota Serang ke-9, pada Rabu (10/8/2016) ini, tidak akan
dimeriahkan dengan pawai maupun pameran. Peringatan HUT sekarang hanya
menggelar kegiatan rutin, yaitu ziarah ke taman makam pahlawan, ke Banten Lama
dan ke makam Wali Kota Serang pertama di Carenang, Kabupaten Serang.
Kegiatan ziarah diikuti
Wali Kota Serang Tubagus Haerul Jaman,
Wakil Wali Kota Sulhi Choir, Sekretaris Daerah Tubagus Urip Henus, serta
seluruh kepala SKPD Kota Serang.
"Ziarah ini untuk mendoakan para tokoh
tersebut, mereka menjadi guru Kota Serang. Peringatan HUT juga sebagai rasa
syukur Kota Serang sudah 9 tahun. Saat ziarah ke makam Pak Bunyamin, wali kota
juga didampingi istri almarhum, ia berterima kasih dan mendoakan almarhum yang
sudah memberikan baktinya kepada Kota Serang," tuturnya.

0 komentar:
Post a Comment