![]() |
| Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar |
TANGERANG – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyambut
baik dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama tentang percepatan
pembangunan infrastruktur bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat dalam
rangka pengembangan Kota Baru Publik Maja. Dukungan ini diimplmentasikan dengan
ikut menandatangani kesepakatan tersebut.
"Kami sangat
mendukung dengan adanya penandatanganan kesepakatan bersama ini, guna mendukung
pembangunan infrastruktur bidang PUPR di kawasan kota baru publik Maja,"
ujar Zaki, Rabu lalu.
Zaki juga mengatakan,
Kabupaten Tangerang dalam hal ini akan dilalui jalan menuju kawasan Kota Baru
Publik Maja, terutama di wilayah perbatasan, yaitu di Kecamatan Solear. Ia
mengakui, secara keseluruhan, kawasan Maja dianggap layak untuk dijadikan lokus
pembangunan rumah bagi MBR di dalam lingkup Kota Baru Publik Maja, yang inklusif
mengingat kawasan metropolitan Jabodetabek.
Himawan Arief Sugoto
selaku Direktur Utama Perumnas menyatakan, pihaknya siap untuk mengembangkan
kawasan Kota Publik Maja. Pihak Perumnas, kata Arief, telah menyiapakan 319 hektar lahan, untuk
dapat segera dikembangkan dan dibangun, guna mempercepat penyedian hunian
publik di wilayah Maja.
Dengan konsep Smart-Green
and Inclusive City yang diusung, kata Arief, Kota Baru Publik Maja direncanakan
untuk dihuni sekitar 1,5 juta penduduk pada tahun 2035.
Pengembangannya akan
menerapkan transit oriented development (TOD) yang sejalan dengan pengembangan
jalur rel ganda kereta api Maja – Rangkasbitung
- Merak, serta jalan akses baru ke Maja dari Pamulang melalui peningkatan jalan
eksisting sepanjang ±21,61 km dan pembangunan jalan baru ±36,74 km.
Kota Baru Publik Maja
juga dikembangkan dengan basis ekonomi dan mendukung kawasan industri
(Balaraja, Cikupa, Jayanti, dan Cikande) serta kawasan agro industri.
Dikatakannya, para kepala
daerah, baik gubernur Banten maupun kepala daerah penyangga di sekitarnya akan
mengawal koordinasi dan penetapan lokasi ruas jalan akses Maja, baik pembebasan
lahan, perizinan, pengendalian dan pengawasan penyediaan rumah bagi MBR
bersubsidi dengan pola hunian berimbang.

0 komentar:
Post a Comment