![]() |
| Posko Mudik Sudah Tersebar |
CILEGON – Sejumlah posko mudik Lebaran 2016 sudah mulai
berdiri dan tersebar di Kota Cilegon, seperti posko milik Dinas Perhubungan
(Dishub) Kota Cilegon yang berada di beberapa titik rawan kemacetan mulai 29
Juni-14 Juli 2016.Dishub Kota Cilegon mendirikan posko pada empat lokasi, yakni
Terminal Seruni Cilegon, Jalan Lingkar Selatan (JLS), halaman gedung Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon, dan Terminal Terpadu Merak (TTM).
Kepala Dishub Kota
Cilegon Dana Sujaksani mengatakan, pihaknya turut dibantu oleh Kepolisian
Resort (Polres) Cilegon, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, Palang Merah
Indonesia (PMI) Kota Cilegon, dan Satuan Polisi Pamon Praja (Satpol PP) Kota
Cilegon.
"Kami berkoordinasi
dengan seluruh pihak yang bersangkutan dalam arus mudik Lebaran ini. Insya
Allah kami siap menghadapi limpahan pemudik dari luar Kota Cilegon, mulai dari
H-7 (Tujuh hari sebelumLebaran-red) hingga H+7 (Tujuh hari setelah-red)
Lebaran," katanya kepada Banten Raya, Rabu (29/6).
Dishub Kota Cilegon
sendiri diakui Dana, telah menurunkan sebanyak 200 personil untuk disebarkan
pada empat posko maupun seluruh wilayah jalan di Kota Cilegon, guna mengatasi
kemacetan ataupun hal lainnya.
"Jalan Protokol
tentu target utama kami untuk selalu dipantau. Sebab, titik kemacetan di
kawasan Cilegon ini mulai dari PCI (Pondok Cilegon Indah), pusat belanjaan
Ramayana Cilegon dan Mayofield Mall, Masjid Agung Cilegon, serta TTM hingga
Pelabuhan Merak," ungkapnya.
Tidak hanya rawan
kemacetan, Dana juga mengimbau untuk berhati-hati saat melewati sejumlah jalan
yang menjadi rawan kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak, seperti di
Lingkungan Cikuasa Atas Gerem, perempatan lampu merah Lapangan ADB PT Krakatau
Steel, dan lampu lalu lintas Damkar Cilegon.
"Jalan itu memang
kurang rata, jadi mesti hati-hati. Saya sudah imbaukan juga kepada pemudik
untuk pergi di siang hari, guna mengantisipasi penglihatan jalan. Kalau di
siang hari kondisi jalan memang tidak begitu ramai. Makanya saya ingin ubah
kebiasaan para pemudik untuk menghindari bepergian di malam hari,"
ucapnya.
Ditambahkan Dana,
pihaknya akan secara kondisional untuk dilakukan pengawalan sejumlah pemudik
kembali seperti Lebaran tahun lalu. "Sudah tugas kami untuk mengatur
jalan, jadi lihat gimana kondisi nanti saja, apakah akan ada pengawalan lagi
atau tidak. Kami rela tidak mendapatkan jatah cuti kerja karena kewajiban kami
untuk mengamankan arus mudik hingga normal kembali. Semoga arum mudik Lebaran
2016 ini dapat berjalan dengan lancar," harapnya.

0 komentar:
Post a Comment