![]() |
| Ilustrasi |
CILEGON – Personel Kepolisian yang bersiaga di lingkungan
Pelabuhan PT ASDP Indosesia Ferry Cabang Merak di hari ketiga Lebaran, Jumat
(8/7) ini, jauh berkurang sejak H-1 Lebaran kemarin.
Namun demikian, pihak
Kepolisian mengaku pada arus mudik Lebaran tahun 2016 hingga saat ini, tidak
terdapat laporan tindak kriminal yang terjadi di dalam Pelabuhan Merak itu.
Baur Provost Polres
Cilegon, Aipda Budi Supriyanto mengatakan, hingga hari ini kondisi keamanan di
Pelabuhan Merak masih dinyatakan zero kriminal. “Ya mudah-mudahan hingga H+7 Lebaran berakhir, tidak ada tindak kriminal
yang terjadi di Pelabuhan Merak ini,” ujar Budi
saat ditemui Radar Banten Online di Pelabuhan PT ASDP Merak, Jumat (8/7).
Diungkapkan Budi, saat
H-7 hingga hari H-1 Lebaran personel Kepolisian yang berjaga di Pelabuhan Merak
per 12 jam sebanyak 80 orang. Namun sejak hari pertama Lebaran hingga H+7 hanya
terdapat 14 personel Kepolisian.
“Petugas rutin
dibagi menjadi 2 regu, per 12 jam. Kita akan terus berjaga hingga H+7 Lebaran.
Saat ini sudah jauh mengalami pengurangan jumlah personel karena sebagian
digeser untuk berjaga di wilayah wisata Anyer.
Sekarang hanya ada 14 petugas jaga, 6 untuk di Pospam dan 8 di lapangan
area pelabuhan,” ujarnya.
Dijelaskan Budi, berbeda
dengan H-1 pada H+3 Lebaran pihak Kepolisian lebih fokus terhadap bongkaran
penumpang yang datang dari Pelabuhan Bakauheni. “Kita hanya mengarahkan penumpang yang datang dari Bakauheni untuk menuju
pintu keluar, tapi personel kita juga tetap mendapatkan bantuan dari pertugas
KSKP yang sedang piket,” ucapnya

0 komentar:
Post a Comment