![]() |
| Honorer K1 Banten |
SERANG – Mendengar komentar dari Menteri Pendayagunaan
Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi, honorer
K1 di Provinsi Banten berharap agar Gubernur Banten Rano Karno dan Menteri
Yuddy bisa segera bertemu untuk membahas nasib mereka.Hal tersebut diungkapkan
oleh koordinator forum honorer K1 Endang Suherman, Selasa (14/6).
Endang mengaku sepakat
dengan pernyataan Mentri Yuddy bahwa K1 mestinya sudah selesai, namun faktanya
di Banten belum selesai. “Kawan-kawan
kami yang sudah diangkat lebih dulu kurang lebih 400 orang. Legal standingnya
sama kok dengan yang belum diangkat yakni SE MenpanRB No. 3 Tahun 2012. Dalam
surat edaran tersebut jumlah K1 Banten kan 781 orang, yang diangkat baru kurang
lebih 400 orang sisanya ya kami-kami ini,” ujarnya.
Endang melanjutkan, data
terakhir hasil validasi BKD per Februari 2016 K1 Banten yg belum diangkat
sebanyak 359. Dan mengacu pada PP 48 tahun 2005 jo PP 56 tahun 2012 tentang
pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS, pengangkatan K1menjadi PNS adalah kewajiban
pemerintah.
Pak Menpan sudah tahu
kami kok, saat kami bertemu beliau di hotel royal krakatau tgl 23 Februari
2016.
Menurut Endang, selain
mengacu pada dasar hukum di atas, pengangkatan K1 sudah dipandang perlu
mengingat setiap tahun pemerintah selalu menganggarkan anggaran dan selalu
berujung silfa. Selain itu, pemprov Banten pun kekurangan pegawai cukup banyak.
“Jadi menurut
kami seharusnya tidak ada lagi hal yang bisa dikatakan memberatkan utk
mengangkat kami jadi PNS. Kami yakin baik gubernur maupun menpanRB sama-sama
memiliki komitmen kuat untuk mengangkat kami jadi PNS. Untuk diketahui sampai
saat ini jumlah honorer K1 yang belum diangkat adalah sebanyak 374 orang.

0 komentar:
Post a Comment