![]() |
| Jembatan Balida Ambruk, Warga Terisolasi |
LEBAK,(KB).-Warga RT
02/RW 06 Kampung Rangkasbitung Girang, Kelurahan Rangkasbitung Barat, terisolasi
karena jalur utama mereka yakni Jembatan Balida ambruk. Untuk keluar dari
isolasi, warga terpaksa menggunakan rakit sebagai alat transportasi sementara.“Tidak tahu penyebabnya apa, tahu-tahu ambruk
begitu saja. Padahal, jembatan ini tahun 2015 lalu sudah diperbaiki warga
secara swadaya,” kata warga
setempat, Madsaleh (55), Selasa (3/5/2016).
Jalan tersebut, merupakan
akses satu-satunya yang digunakan warga penghubung ke beberapa desa, sehingga
dengan ambruknya jembatan tersebut menutup akses warga. Oleh karena itu, agar
akses transportasi tak terganggu untuk sementara warga menggunakan rakit untuk
menyebrang sungai.
“Kalo mau
nyeberang, ya untuk sementara ini warga terpaksa menggunakan rakit. Kalau nggak
begitu, untuk bisa ke desa lain warga harus memutar arah yang jaraknya sangat
jauh,” katanya.Plt Lurah Rangkasbitung
Barat, Yayan Mulyana membenarkan jembatan di wilayahnya ambruk.
Akibat jembatan ambruk,
akses transportasi warga menjadi terisolasi karena akses jalur tersebut
merupakan akses utama satu-satunya penghubung ke desa lain. "Kami sudah
menyampaikan persoalan ini ke pihak terkait. Mudah-mudahan jembatan segera
diperbaiki lagi,” tuturnya.
Sementara, Kepala Bidang
Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga (DBM) Lebak, Entoy Saprudin
mengaku akan segera memperbaiki jembatan yang ambruk tersebut. “Ya, kita sudah dapat informasinya dan akan segera
ditindaklanjuti,” katanya.

0 komentar:
Post a Comment